Rabu, 28 Oktober 2009

QS.YUNUS Ayat 7-9

QS.YUNUS;10:7.Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuannya dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tentram dengan (kehidupan) itu, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.

Ayat ini menggambarkan orang yang tidak mengharap bertemu dengan Allah. Mereka puas dengan kehidupan dunia dan merasa tenang, bisa makan, punya rumah, punya mobil, seakan tidak butuh apa-apa lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah dari ayat-ayat Allah.Sedangkan orang yang berharap berjumpa dengan Allah, belum tenang bila belum shalat, belum sodaqoh, belum zakat, belum punya bekal yang cukup untuk hidup di akherat.

QS.YUNUS.10:8. Mereka itu tempatnya di neraka, karena apa yang telah mereka lakukan.

Menjelaskan bahwa orang yang lalai dengan ayat-ayat Allah itu tempatnya neraka. Peringatan buat kita bahwa kampong akherat itu jauh lebih penting. Di dunia ini kita bagaikan musyafir yang berbekal secukupnya saja karena tujuan akhir kita adalah akherat. Walau kita sadar bahwa bekerja itu wajib. Tapi dalam bekerja kita jangan sampai melupakan akherat.

QS.YUNUS.10:9.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.

Ayat ini kebalikan dari ayat sebelumnya Bagi orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka Tuhan mereka akan memberi hidayah dan petujuk karena keimanannya.Karena iman itu bagaikan tumbuhan, kalu dipelihara dan dijaga dengan baik maka tumbuhnya juga baik.Tanpa kita sadari ketika kita duduk di majlis mengkaji Al Qur’an, hati ini jadi tenang atas petunjuk Allah.Maka penting sekali agar iman dirawat sehingga petujuk bias masuk dan terhindar dari maksiat.

Sedangkan sungai atau air adalah lambang kesejahteraan atau kemakmuran Tidak ada mahluk yang bisa hidup tanpa air.Sebagian tubuh kita pun terdiri dari air.

Senin, 19 Oktober 2009

QS.YUNUS Ayat 5-6

QS.YUNUS 10:5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan pada manusia melalui apa yang telah diciptakanNya. Antara matahari dengan bulan tidaklah sama. Matahari bersinar tajam, hangat, panas, dan menyilaukan. Panasnya dihasilkan dari matahari itu sendiri. Sedang Bulan bercahaya dan redup. Karena merupakan pantulan dari sinar Matahari. Jadi kita tahu bahwa Allah dapat menciptakan cahaya dari yang redup hingga yang terpanas. Allah juga yang menciptakan tempat beredarnya Planet-planet di ruang angkasa agar tidak bertabrakan.

Untuk apa Allah menciptakan Matahari dan Bulan ? Yaitu agar kamu tahu jumlah perhitungan waktu, abad,tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik. Bila bulan purnama, bulan bulat sempurna itu artinya pertengahan bulan. Bulan sabit awal dari datangnya bulan yang baru. Allahlah yang mengetahui perhitungan waktu secara tepat.

Sinar matahari mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi mahluk hidup. Sinarnya yang mula-mula hangat di pagi hari, panas di siang hari dan kembali hangat di sore hari.Warna cahayanya yang merah, putih lalu berubah jingga atau abu-abu bila mendung.Siapa yang menciptakan benda yang sangat luar biasa itu kalau bukan Allah ?Benda itu sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup. Dalam sinar matahari itu terkandung kalsium, ultra violet, untuk terjadinya photosintesa, sumber tenaga surya, dan masih banyak lagi. Kita wajib bersyukur. Tidak diciptakan benda-benda itu kecuali dengan tujuan yang benar.

Allah menjelaskan dengan rinci bagi orang-orang yang mengetahui. Bila akal dipontensialkan untuk berpikir. Kita akan tahu bagaimana Allah secara adil menciptakan benda yang dibutuhkan manusia. Alangkah baiknya bila bertambah ilmu kita semakin kuat iman kita.

QS. YUNUS.10:6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa.

Pengertian siang dan malam. Datangnya matahari di pagi hari, bumi jadi terang. Ketika matahari pergi bumi jadi gelap. Pertukaran malam dan siang bisa diartikan dengan datang dan pergi malaikat ke bumi untuk mencatat dan mendoakan manusia yang sedang shalat. Maka sangat dianjurkan untuk sholat subuh dan asar tepat waktu.

Yakinilah betapa besar kuasa Allah dengan segala ciptaanNya .Maka sebagai hamba Allah kita harus berpikir secara lapang. Allah mengatur kita untuk berpikir secar makro atau keseluruhan. Tahi lalat bila dilihat secara mikro akan kelihat jelek. Tapi kalau kita melihat tahi lalat yang ada di wajah yang lengkap, akan kelihatan indah.
Kadang kita merasakan perut ini sakit. Tapi alhamdulillah diberi minyak kayu putih sembuh. Kita merasa kepala ini pening, tapi toh masih bisa berjalan. Selalu ada rasa bersyukur dalam hati orang-orang yang bertaqwa.

Senin, 29 Juni 2009

Buah Sabar itu Manis

Buah Sabar itu Manis
Oleh; Astutiana

Kejadiannya begini, kami baru saja menerima kenyataan bahwa anak kami lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Urusan melanjutkan sekolah pun sudah beres karena sebelum UN anak kami sudah mendapat sekolah yang cukup representative untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Jelas-jelas kami bersyukur sekali kepada Allah yang sudah mengabulkan doa kami sekeluarga.
Orangtua mana sih yang nggak sport jantung ketika menghadapi anak-anaknya mengikuti UN ,yang dari tahun-ke tahun selalu menghantui anak-anak yang mengikuti ujian. Jadi saya sebagai seorang ibu sangatlah wajar kalau selalu berusaha dan berdoa, walau hasil akhirnya ada pada keputusan Allah. Sebagai manusia kita wajib berikhtiar. kan !
Bolehlah saya cerita sedikit tentang perjuangan saya dan anak saya meraih sukses di akhir UN tingkat SD. Ketika anakku memasuki klas 6 di salah satu SD Islam favorit di kota Solo. Klas 6 ini diberlakukan secara khusus, maksudnya mereka benar-benar dipersiapkan untuk meraih sukses menghadapi UN.
Setiap orang tua punya cara tersendiri untuk membantu anaknya dari mulai mengikuti bimbingan belajar yang regular sampai yang eksekutif dengan merogoh kocek yang tidak sedikit mereka para orangtua rela melakukannya
. Mungkin kalau saya punya dana yang cukup pasti ikut tergiur dengan program-program bimbingan belajar yang cukup menjanjikan. Apa daya saya bukan orang yang berkantong tebal jadi keberhasilan anak saya sepenuhnya saya serahkan pada bapak ibu guru yang membimbing anak saya di sekolah. Yang penting antara pihak sekolah dengan orangtua ada komunikasi yang baik dan selalu seia sekata dengan kebijakan-kebijakan yang diputuskan sekolah
Dengan mengikuti pengarahan dari sekolah, bagaimana menyiapkan anak yang diberlakukan khusus di sekolahnya, mulai dari gizi, emosi, kesehatan, buku-buku penunjang, dan suasana rumah yang kondusif, semua itu ikut memacu keberhasilan anak dalam menghadapi UN. Dari sisi anak kita harus menyiapkan mental anak dengan menyatakan bahwa tidak ada anak yang bodoh. Guru pun ikut berperan penting dalam keberhasilan anak, bagaimana caranya supaya anak mampu menangkap apa yang diterangkan oleh guru dan dapat menerapkankannya dalam menjawab soal-soal yang diberikan guru.
Saat saat berjuang untuk meraih keberhasilan peran orangtua juga sangat penting karena harus membujuk anaknya agar giat belajar walaupun itu hari libur, mereka harus masuk sekolah, sore hari ketika teman-temanya yang lain asyik bermain mereka harus rela belajar tambahan. Tapi semua jerih payahnya itu membuahkan hasil yang seimbang ketika mereka sukses dengan nilai rata-rata sembilan lebih, Subhannallah. Ternyata mereka mampu menjadi yang terbaik bila benar-benar di pacu untuk maju.
Kegembiraan orangtua yang anaknya sukses ternyata hanya sementara. Orangtua harus sibuk lagi mencarikan sekolah untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sangat beruntung bagi orangtua yang sudah jauh-jauh hari mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah favorit dan menyikuti tes seleksi yang cukup melelahkan dan akhirnya diterima. Sedang mereka yang belum mendaftar ke sekolah, mereka harus sport jantung lagi, meluangkan waktu ,tenaga, dan pikirannya, agar anaknya bisa diterima di sekolah yang mereka inginkan.
Adanya PSB online, yang mengharuskan kita melihat jurnal setiap hari karena ingin melihat posisi aman, atau tidak aman bagi anaknya. Yach ini adalah tugas tahunan para orangtua yang bertanggungjawab akan kelangsungan belajar anak-anaknya. Sedang untuk anak yang nilainya rendah atau malah tidak lulus, orangtua juga ikut sibuk dan harus rela anaknya sekolah di sekolah yang bukan impiannya sebelumnya.
Secuil pengalaman pribadi saya ketika mendampingi anak menyiapkan diri menghadapi UN. Jauh-jauh hari sebelum anak saya klas 6. Saya selalu mengamati teman-teman saya yang sedang menyiapkan anaknya menghadapi UN, ada yang rajin puasa senin kamis, ada yang menghadirkan guru les privat, ada yang anaknya mengikuti bimbingan belajar dari mulai yang regular sampai yang eksekutif. Ada juga yang menempuh jalan pintas dengan membeli kunci jawaban. Ya Allah tunjukkan saya jalan yang lurus untuk mengantar anak saya kependidikan yang lebih baik.
Saya merenung dan berdoa. Ya Allah anak saya bukan anak yang pandai-pandai amat di sekolah. Tapi yang saya inginkan Kau berikan yang terbaik untuk buah hati saya. Dia sudah 6 tahun menuntut ilmu di sekolah Dasar Islam. Saya ingin dia tetap menjaga akidahnya, saya tidak mau hafalan Al Qurannya hilang, saya ingin bahasa Arabnya semakin baik, saya ingin dia berakhlak mulia. Semoga Kau mengabulkan doa saya ya Allah. Sedang usaha saya salah satunya selalu menahan rasa marah saya terhadap anak saya. Sabar. Sabar.. Sabar. Kalau mau meraih yang diinginkan kita harus sabar.. Saya harus benar-benar secara tulus memberi pengertian padanya agar dia giat belajar sehingga menjadi yang terbaik.
Untuk memotivasinya saya memberi iming-iming berupa janji bila dia bisa memperoleh nilai 9 untuk nilai UN, akan saya hargai sepuluh ribu rupiah. Saya sering bicara dari hati ke hati dengan buah hati saya dengan menceritakan pengalaman-pengalaman anak-anak yang sukses maupun yang gagal. Saya nggak peduli berapa persen yang bisa diingat, apakah dia tertarik atau tidak, yang penting saya sudah menyanpaikan dengan bahasa saya sendiri. Semoga akan tertanam di hatinya yang paling dalam. Dan bisa memotivasinya untuk mewujudkan cita-citanya.
Saya juga mau berbagi pengalaman saya ketika mencari sekolah untuk pendidikan anak saya selanjutnya. Sekolah-sekolah favorit kan selalu lebih awal dalam merekrut siswa baru. Jadi saya dengan berbekal fotocopy raport dan otak anak saya mencoba mendaftar ke salah satu sekolah Islam favorit swasta. Semua prosedur yang ada kami ikuti, ternyata nasib menentukan lain atau mungkin juga hasil tes anak saya tidak memenuhi standar yang ditentukan, karena anak saya harus puas dengan posisi cadangan diurutan sekian belas.
Kecewalah hati ini menghadapi kenyataan seperti itu. Tapi rasa kecewa saya tidak bertahan lama, ia harus pergi dari hati saya karena saya masih punya banyak harapan. Sebagai orang yang beriman dan yakin seyakinnya bahwa yang baik untuk saya belum tentu baik untuk Allah dan sebaliknya yang Buruk buat saya belum tentu buruk buat Allah. Sambil menghibur diri, saya berkata dalam hati “Oo memang Allah Maha Mengetahui, saya tidak punya dana sebanyak itu, Yang pas buat anak saya bukan di sekolah itu”
Naluri seorang ibu yang ingin anaknya berhasil selalu berusaha dan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik untuk anaknya. Ternyata masih ada sekolah yang tidak kalah bagusnya baru membuka pendaftaran. Sekolah itu bagus sangat sesuai dengan keinginan saya, yaitu Sekolah negri dibawah naungan Departemen Agama, yang membuka Program Khusus untuk memberi pendidikan yang terbaik karena dilengkapi dengan bekal life skill dan tentunya benar-benar menjaga akidah .
Saya datang di saat-saat terakhir hari penutupan pendaftaran itu, saya hanya punya waktu 30 menit untuk menyiapkan persyaratan yang diminta sekaligus membawa anak saya yang harus mengikuti tes hari itu juga. Karena pertolongan Allah semua berjalan lancar. Saya bisa menghadirkan anak saya untuk mengikuti tes tertulis dan tes lisan yang diberikan oleh tim penguji.
Hari berikutnya saya harus menyiapkan persyaratan-persyaratan lain yang masih kurang. Alhamdulillah pada saat pengumuman hasil seleksi anak saya termasuk salah satu anak yang diterima dari dua puluh siswa yang diterima. Subhanallah. Dan dana yang harus saya keluarkan tidak sebesar dana Sekolah swasta dimana anak saya diterima hanya sebagai cadangan. Semua ini membuka tabir rahasia Allah yang baru kita sadari setelah semua terbuka di depan mata kita.
Kalau boleh saya mengambil hikmah dari peristiwa itu adalah; Jangan cepat berburuk sangka, Jangan cepat putus asa atau kecewa, sebagai orangtua kita harus cerdas dalam menyikapi suatu masalah, bersikap luweslah untuk mempertimbangkan pilihan-pilihan lain yang bisa kita ambil. Sekuat apa pun kita berusaha bila Allah tidak menghendaki pasti tidak akan berhasil. Kita wajib berusaha dan berdoa, sedangkan keputusan akhir bersandarlah pada Allah, karena itulah yang terbaik buat kita. Setuju?