QS.YUNUS;10:7.Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuannya dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tentram dengan (kehidupan) itu, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.
Ayat ini menggambarkan orang yang tidak mengharap bertemu dengan Allah. Mereka puas dengan kehidupan dunia dan merasa tenang, bisa makan, punya rumah, punya mobil, seakan tidak butuh apa-apa lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah dari ayat-ayat Allah.Sedangkan orang yang berharap berjumpa dengan Allah, belum tenang bila belum shalat, belum sodaqoh, belum zakat, belum punya bekal yang cukup untuk hidup di akherat.
QS.YUNUS.10:8. Mereka itu tempatnya di neraka, karena apa yang telah mereka lakukan.
Menjelaskan bahwa orang yang lalai dengan ayat-ayat Allah itu tempatnya neraka. Peringatan buat kita bahwa kampong akherat itu jauh lebih penting. Di dunia ini kita bagaikan musyafir yang berbekal secukupnya saja karena tujuan akhir kita adalah akherat. Walau kita sadar bahwa bekerja itu wajib. Tapi dalam bekerja kita jangan sampai melupakan akherat.
QS.YUNUS.10:9.Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.
Ayat ini kebalikan dari ayat sebelumnya Bagi orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka Tuhan mereka akan memberi hidayah dan petujuk karena keimanannya.Karena iman itu bagaikan tumbuhan, kalu dipelihara dan dijaga dengan baik maka tumbuhnya juga baik.Tanpa kita sadari ketika kita duduk di majlis mengkaji Al Qur’an, hati ini jadi tenang atas petunjuk Allah.Maka penting sekali agar iman dirawat sehingga petujuk bias masuk dan terhindar dari maksiat.
Sedangkan sungai atau air adalah lambang kesejahteraan atau kemakmuran Tidak ada mahluk yang bisa hidup tanpa air.Sebagian tubuh kita pun terdiri dari air.
Rabu, 28 Oktober 2009
Senin, 19 Oktober 2009
QS.YUNUS Ayat 5-6
QS.YUNUS 10:5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan pada manusia melalui apa yang telah diciptakanNya. Antara matahari dengan bulan tidaklah sama. Matahari bersinar tajam, hangat, panas, dan menyilaukan. Panasnya dihasilkan dari matahari itu sendiri. Sedang Bulan bercahaya dan redup. Karena merupakan pantulan dari sinar Matahari. Jadi kita tahu bahwa Allah dapat menciptakan cahaya dari yang redup hingga yang terpanas. Allah juga yang menciptakan tempat beredarnya Planet-planet di ruang angkasa agar tidak bertabrakan.
Untuk apa Allah menciptakan Matahari dan Bulan ? Yaitu agar kamu tahu jumlah perhitungan waktu, abad,tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik. Bila bulan purnama, bulan bulat sempurna itu artinya pertengahan bulan. Bulan sabit awal dari datangnya bulan yang baru. Allahlah yang mengetahui perhitungan waktu secara tepat.
Sinar matahari mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi mahluk hidup. Sinarnya yang mula-mula hangat di pagi hari, panas di siang hari dan kembali hangat di sore hari.Warna cahayanya yang merah, putih lalu berubah jingga atau abu-abu bila mendung.Siapa yang menciptakan benda yang sangat luar biasa itu kalau bukan Allah ?Benda itu sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup. Dalam sinar matahari itu terkandung kalsium, ultra violet, untuk terjadinya photosintesa, sumber tenaga surya, dan masih banyak lagi. Kita wajib bersyukur. Tidak diciptakan benda-benda itu kecuali dengan tujuan yang benar.
Allah menjelaskan dengan rinci bagi orang-orang yang mengetahui. Bila akal dipontensialkan untuk berpikir. Kita akan tahu bagaimana Allah secara adil menciptakan benda yang dibutuhkan manusia. Alangkah baiknya bila bertambah ilmu kita semakin kuat iman kita.
QS. YUNUS.10:6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa.
Pengertian siang dan malam. Datangnya matahari di pagi hari, bumi jadi terang. Ketika matahari pergi bumi jadi gelap. Pertukaran malam dan siang bisa diartikan dengan datang dan pergi malaikat ke bumi untuk mencatat dan mendoakan manusia yang sedang shalat. Maka sangat dianjurkan untuk sholat subuh dan asar tepat waktu.
Yakinilah betapa besar kuasa Allah dengan segala ciptaanNya .Maka sebagai hamba Allah kita harus berpikir secara lapang. Allah mengatur kita untuk berpikir secar makro atau keseluruhan. Tahi lalat bila dilihat secara mikro akan kelihat jelek. Tapi kalau kita melihat tahi lalat yang ada di wajah yang lengkap, akan kelihatan indah.
Kadang kita merasakan perut ini sakit. Tapi alhamdulillah diberi minyak kayu putih sembuh. Kita merasa kepala ini pening, tapi toh masih bisa berjalan. Selalu ada rasa bersyukur dalam hati orang-orang yang bertaqwa.
Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan pada manusia melalui apa yang telah diciptakanNya. Antara matahari dengan bulan tidaklah sama. Matahari bersinar tajam, hangat, panas, dan menyilaukan. Panasnya dihasilkan dari matahari itu sendiri. Sedang Bulan bercahaya dan redup. Karena merupakan pantulan dari sinar Matahari. Jadi kita tahu bahwa Allah dapat menciptakan cahaya dari yang redup hingga yang terpanas. Allah juga yang menciptakan tempat beredarnya Planet-planet di ruang angkasa agar tidak bertabrakan.
Untuk apa Allah menciptakan Matahari dan Bulan ? Yaitu agar kamu tahu jumlah perhitungan waktu, abad,tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik. Bila bulan purnama, bulan bulat sempurna itu artinya pertengahan bulan. Bulan sabit awal dari datangnya bulan yang baru. Allahlah yang mengetahui perhitungan waktu secara tepat.
Sinar matahari mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi mahluk hidup. Sinarnya yang mula-mula hangat di pagi hari, panas di siang hari dan kembali hangat di sore hari.Warna cahayanya yang merah, putih lalu berubah jingga atau abu-abu bila mendung.Siapa yang menciptakan benda yang sangat luar biasa itu kalau bukan Allah ?Benda itu sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup. Dalam sinar matahari itu terkandung kalsium, ultra violet, untuk terjadinya photosintesa, sumber tenaga surya, dan masih banyak lagi. Kita wajib bersyukur. Tidak diciptakan benda-benda itu kecuali dengan tujuan yang benar.
Allah menjelaskan dengan rinci bagi orang-orang yang mengetahui. Bila akal dipontensialkan untuk berpikir. Kita akan tahu bagaimana Allah secara adil menciptakan benda yang dibutuhkan manusia. Alangkah baiknya bila bertambah ilmu kita semakin kuat iman kita.
QS. YUNUS.10:6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa.
Pengertian siang dan malam. Datangnya matahari di pagi hari, bumi jadi terang. Ketika matahari pergi bumi jadi gelap. Pertukaran malam dan siang bisa diartikan dengan datang dan pergi malaikat ke bumi untuk mencatat dan mendoakan manusia yang sedang shalat. Maka sangat dianjurkan untuk sholat subuh dan asar tepat waktu.
Yakinilah betapa besar kuasa Allah dengan segala ciptaanNya .Maka sebagai hamba Allah kita harus berpikir secara lapang. Allah mengatur kita untuk berpikir secar makro atau keseluruhan. Tahi lalat bila dilihat secara mikro akan kelihat jelek. Tapi kalau kita melihat tahi lalat yang ada di wajah yang lengkap, akan kelihatan indah.
Kadang kita merasakan perut ini sakit. Tapi alhamdulillah diberi minyak kayu putih sembuh. Kita merasa kepala ini pening, tapi toh masih bisa berjalan. Selalu ada rasa bersyukur dalam hati orang-orang yang bertaqwa.
Langganan:
Postingan (Atom)
